^Kill Me^


buodooooooooooooooo~ tuenan T__________T
kenapa bisa segrogi ini >,<;;;
seperti orang aneh, berjalan kayak setrika 5 kali dihadapannya
sudah lelah?
sudah siap dengan perlengkapan motor dan siap berangkat, kuncinya???
berdiri mematung 0,5 meter
keringatan
merasa bahwa tadi kunci tertinggal di motor
dan tahu bahwa satu-satunya tempat kemungkinan kunciku berada ada di sampingnya,
grogi sampai sakit perut
pergi dari tempat parkir nunggu seseorang yang bisa dimintai tolong
datang teman minta tolong ambilin kunci di sana
anak tertawa terbahak-bahak
"ini pertama kalinya aku lihat induk grogi dengan laki-laki"
perutku makin sakit
akhirnya ketemu harus melewatinya lagi
imageku hancur
motorku kotor sekali!
dan... akh!!!
kayaknya ga pantes cuek dengan orang yang lebih tua,
tapi akhirnya pergi dengan kecepatan tinggi
*sweatdrop*
It's really not me!

^Dilemma^

*ayanature*

baka!!!!!!! bermula dari eye-contact yang aneh dan berakhir dengan perasaan aneh!!

aku memang sangat sangat menyukai tetchan, tapi apakah nasibku juga seperti tetchan? Tidak lebih tepatnya seperti istrinya?


Apakah aku akan menjadi gila memikirkan hal seperti ini....

Anak-anak, mohon jangan pojokan aku terus >,<;;; *kurasa ini hanya merasa di atas ambang sesaat*
perasaan ini sungguh terlarang!!!!!!!!!!!!!!!

^Sheila^


Akhirnya Novel pertama kali yang benar-benar aku selesaikan membacanya (^.^)v
Ceritanya bagus sekali, dan memang benar, kadang di masyarakat sesuatu yang dinilai dan dilihat berbeda itu biasanya dianggap abnormal atau tidak baik >,<;;
Padahal kadang yang abnormal itu bisa dikatakan tidak ada, hanya berbeda!
Kepribadian itu unik. Tapi kalau sudah merugikan orang lain, itu adalah keunikan yang kurang baik (^.^)v

Yang aku rasa kurang srek adalah cara penulisannya, entahlah! apa karena aku yang jarang membaca novel sehingga merasa aku kurang dapet emosinya, karena cara penyampaiannya yang terlalu flat (*.*)v

^Human Nature^


Manusia tidak bisa terhindar dari kesalahan,

Namun manusia bisa menghindari kesalahan,

Tapi manusia suka mengulangi kesalahan,

Dan manusia enggan memperbaiki kesalahan.


Bagi manusia, melakukan kesalahan itu adalah sebuah kenikmatan.

Kesalahan adalah kebebasan dan kepuasan diri sendiri yang bersifat egois, namun merugikan orang lain.

Kesalahan tidak dapat dihindari, namun dapat dicegah, tapi bagi mereka sayang untuk dilewatkan.


Mengetahui kesalahan seseorang yang disembunyikan adalah kesengsaraan bagi yang mengetahuinya.

Namun yang melakukan kesalahan makin sering menjadi orang yang bersalah.


Aku selalu sesak nafas bila mengetahui kesalahan jenis seperti ini.

Harus berkali-kali melakukan rasionalisasi hingga mulut bisa terkunci,

Namun sakit di hati.

Bila berkata akan menyakiti hati yang lain, diam pun tidak akan menyelesaikan masalah, yang ada menambah sengsara di hati.


Tapi itulah manusia.

Ada hal yang jauh lebih penting untuk diselamatkan daripada hanya untuk memperingan beban di hatinya.

Ada satu hati yang harus dikorbankan untuk kebahagiaan hati-hati yang lain.


Sampai kapan perasaan yang dirasionalisasikan bisa bertahan?

Yaitu sampai sejauh mana seseorang bisa terus merasionalisasikan perasaan itu.

Itulah yang aku rasakan!


Sebaik-baiknya manusia, mereka masih tetap memiliki dosa dan sebijaksana-bijaksananya mereka menjalani hidup ini, mereka tetap tidak akan memahami kenapa mereka bersalah?



p.s>> semoga semua orang ga bosen dengan gambarku hahahaha~~....Gambarku di markas Gedung Pusat, yang tidak ada menyamakan tempat ini adalah, PEMANDANGAN SEJUKNYA (^.~)v

^Happy Birthday, Hun!^



Otanjoubi Omedettou, My Hunny Bunny Sweety Tetchan ^.^/

....Happy 40th Anniversary....

Wish All The Best For You
&
May Your Whole Life is Full of Happiness

~Full of StarLove~

*Chu*

p.s>> Doushite? aku selalu jatuh cinta dengan orang yang berbintang libra ya? *kakakku berbintang libra, walopun aku ga jatuh cinta, tapi di mataku dia itu cool sekali (^.~)v

^Earthquake 3^


Aku pikir awalnya gempa di Sumatera tidak sebesar kenyataannya.

Saat akhirnya memutuskan melihatnya di televisi, aku jadi menangis melihat anak sekolah yang ingin menuntut ilmu tapi nasibnya berkata lain, tapi kenapa mesti anak-anak T.T

Kenapa jadi seperti ini?


Ini mesti belum berakhir.

Dan walaupun terjadi di pulau yang berbeda,

Pulau Jawa juga sangat rentan.

Salah satu ahli gempa mengatakan, semenjak gempa & Tsunami Aceh kemarin terjadi beberapa lempengan yang ada di bawah Indonesia menjadi retak, sehingga sekarang Indonesia tidak lagi berbeda dengan jepang.


Lalu apa yang harus dilakukan?

Pertama, kita tidak dapat melawan kekuatan alam. Yang bisa dilakukan adalah siap menghadapinya dan mengantisipasi hal pemicu sekecil mungkin. Pemicu kematian bukanlah gempanya, tapi reruntuhan bangunan. Maka dari itu mulailah tertib dalam membangun dan berilah jarak di setiap bangunan.


Dari sisi psikologis diri kita masing-masing, kita harus meningkatkan rekonsialisasi dalam diri kita.

Rekonsialisasi adalah kemampuan diri setiap individu untuk bangkit kembali setelah mendapat sebuah guncangan. Karena Hidup itu tidak akan berakhir hanya setelah gempa.


Apa yang ditanam akan dituai di masa depan, bukan?

Apa saja yang telah ditanam masyarakat Indonesia, dan inilah salah satu panennya.


Yang bisa aku lakukan, Life With No Regret, because Life Will Not End Easily!


Semua…

Hanya cambuk kecil agar kita sadar…

Tapi kita tidak pernah mau sadar…

Sampai harus alam yang akhirnya menyadarkan,

Terdongaklah manusia.


Kenapa jepang yang juga sering mengalami gempa tapi tidak separah Indonesia?


Maka, Manusia sudah harus mulai akrab dengan lingkungannya. Nampaknya kita sekarang harus memperhitungkan lingkungan kita sebelum melakukan / membangun sesuatu. Mungkin tidak salahnya belajar dari Negara lain.


p.s>> Kangen rumah jadinya (^.~)v

Itu salah satu pemandangan di depan rumahku, sebelum...para manusia menghanguskannya >,<;;

^TeamWork^


ternyata membentuk satu teamwork itu sedikit sulit.
menyamakan persepsi - mengatur pendapat - mengurangi ego - berbuat adil....

Teamwork harus memiliki network yang bagus baru akan menghasilkan Good Work ^.^/

Background

Powered By Blogger

Siapa Aku

My photo
Tanjung Duren, Jakarta, Indonesia
Kata Agama, Aku dari Tanah. Kata Otak, Aku sekumpulan sirkuit saraf. Kata huruf aku ANY. Kata Hati, Aku berjiwa, jiwa manusia, selayak-layaknya keberadaan manusia di muka bumi.